Archive for June, 2007

HaPpy B’daY Dad..

Tuesday, June 19th, 2007

Birthday_card_inside

Faithful
Ally
That
Has
Earned
Respect

Before there was an "US"
There was a you
Strong, yet gentle
Through and through

Each step we took
You urged us on
In your eyes
We could do no wrong

It’s been a blessing from God
To always know you were there
The Lord gave you a big heart
With lots of love to spare

If joy for you could be bought with love
Your life would be gloom free
If our faith in you insured long life
You would forever be

If our respect for you could buy riches
Only the treasures in Heaven could compare
But wishful thinking
Won’t get us anywhere

You, our wonderful father
Are one of a kind
No better friend
Could we ever expect to find

So, best wishes and much love
We extend your way
And much happiness to you
On this Birthday.

Happy B’day dad,i’ll always love you.
I’m so proud of you.Thx God for giving us the best dad in the world.GBU dad.

—Mixing Poems—

Monday, June 4th, 2007

gak ada kerjaan malam2 sms-an puisi ama temen2 gw,jadilah puisi2 dibawah ini, dengan mata yang udah 5 watt,nyawa separuh ada di dunia mimpi,ini puisi2 kami,which one is me?? make a guess..!!!

–OmPe-

kadang terlintas biar pergiku dari rengkuhmu,tapi kenapa nyali rebah diresah,entah…engkaukah sahaja pamungkas yang diutus demi samar runtah selaksa silam?

–UsRo-

rengkuhannya tlah buatmu rebah dalam penantian panjang, tlah buatmu bersimbah derai air mata. Terkadang kau punya nyala api tapi dia adalah apinya,kau punya cahaya tapi dia lebih bercahaya, kau begitu tinggi tapi dia adalah angkasanya, nyala apimu goyah ditiup angin tapi apinya tetap menyala, kau adalah biru tapi dia terus terbang di langit biru..
kadang engkau memadamkan nyala apimu,kadang engkau berpura2 tak punya cahaya,tapi apinya terus menyala, membakar jiwa dan ragamu. Dia tak pernah berhenti merengkuhmu kedalam hangatnya sebuah rengkuhan…

–Prawita-

kulihat engkau menjauh..sembari sayu tersaji tiada kau pungkiri dihadapku..manis senyum sungging tatap kosong kau ingkari..kaukah itu yang kutahu..

–OmPe-

wahai cahaya kenapa harus perkasa di terik surya,beranjaklah ke
dalam kelam dan gulita agar kau tahu betapa selarik suaramu adalah
dahaga gelap,walau samar tapi tak hilang

–UsRo-

aku adalah cahaya yang datang dari laut kelam,artio namaku adalah cahaya,tapi kadang aku merasa aku bukanlah cahaya itu. Cahayaku hinggap di sisi dunia yang beku dan tak tersentuh oleh keajaiban cahaya. Cahayaku redup dan berdiri pada satu titik kehidupan

–OmPe-

pada yang semakin gelap,pada yang semakin beku,disanalah sekecil apapun cahayamu akan memiliki nama,jangan pernah nyalakan dianmu dikala terang sebab cuma kesia2an

–Prawita-

seredup apapun cahaya itu..menerangi entah itu dunia kecil atau lautan luas tiada guna seandainya kau simpan rapat dibalik tembok melingkar..

–UsRo-
apa artinya sebuah gelap jikalau cahaya tak mampu menyapanya? cahayaku berjalan dalam gelap,menyentil dunia yang beku,dunia yang tetap berselimutkan es,tapi tetap tak mampu tuk beri kehangatan. Cahayaku hanyalah sebuah cahaya kecil yang polos dan tak berarti..

–Prawita-
cahaya itu adalah kamu, yang datang tiada kau sambut tiada pula ia pergi,terkulai redup sayup basah air mata yang setia menunggu pintumu yang tiada kau buka..dan malaikat datang menghibur mengajak beranjak..namun ikhlas terujar menunggu hingga ujung tombak menyambut